BALADA WAKTU

Panggil saja aku waktu. Orang mengenalku sebagai penanda apa pun.

Dalam sebuah kamus, aku dimengerti sebagai rangkaian saat ketika proses, perbuatan, atau keadaan, berada atau berlangsung. Aku digeneralisasi ke dalam bentuk yang baku.

Menurutku, cara mereka dalam melekatkan aku pada segala hal cukup ceroboh. Padahal mereka sendiri yang menegaskan, aku dipakai untuk menandai interval keadaan atau kejadian, yang ini tentu saja berbeda untuk tiap hal. Bukannya itu menempatkan waktu dalam keunikannya? menurutku, Einstein menjadi orang yang cukup jeli dalam mengenalku.

Kau juga tentu kerap mendengar, bagaimana orang seringkali menyandingkan aku dengan ruang. Padahal aku juga ingin dimengerti sebagai ruang. Ya, aku adalah ruang, dimana pengetahuan diproduksi, manusia berkelahi, dan pelbagai hal dijalani. Ah. sia-sia saja aku jelaskan. Kau tentu tidak mengerti, entah tidak mau mengerti. Makanya sesekali dengarlah si Marx. Aku cukup senang mendengar celotehnya tentang diriku.

Sudahlah, tak usah terlalu dipikir. pahami saja aku sebagaimana kau diajari guru-gurumu, yang tidak mengerti tentang aku.

Batu Karas, 14-01-15

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.