1984

George-Orwell-1984-Big-Brother
Source: School Work Helper / Betrayal in George Orwell’s 1984

If you want to keep secret, you must also hide it from yourself.

Jujur saja saya ngeri ketika membaca novel 1984. Membayangkan setiap gerak-gerik saya diawasi, tidak punya kehendak bebas. Kalau saya pasti mati cepat jika hidup di negara seperti itu.

Meskipun novel ini dibuat puluhan tahun yang lalu, namun rasanya buku ini cocok dengan kondisi sosial-politik-kemasyarakatan kita saat ini. Berkembangnya teknologi, semakin mudah bagi negara dan pihak-pihak yang berkepentingan untuk mengawasi tingkah laku masyarakat tiap hari.

Tidak mengherankan jika awal tahun ini 1984 menjadi no 1 Amazon’s best-seller setelah ramai-ramai istilah alternative facts yang disampaikan Sean Spicer saat pelantikan Donald Trump. Istilah itu mengingatkan banyak pembaca pada Kementerian Kebenaran dalam cerita Orwell, yang memiliki otoritas untuk menciptakan realitas kebenaran tunggal.

Cerita 1984 bertumpu pada kisah Winston Smith, laki-laki yang hidup di Oceania (negara totaliter gambaran Orwell). Winston adalah anggota partai rendahan yang bekerja di Kementerian Kebenaran. Dia mengubah informasi-informasi yang berkaitan dengan masa lalu sesuai kehendak Bung Besar dan partai. suatu ketika Winston meragukan negaranya, akhirnya Winston membuat catatan harian dan menyimpannya secara sembunyi-sembunyi.

Di Kementerian Kebenaran, Winston bertemu dengan anggota partai lainnya bernama Julia. Julia mengirimkan tulisan pada sobekan kertas yang menyatakan bahwa ia mencintai Winston. Tindakan mereka tidak dibenarkan oleh partai. Hubungan laki-laki dan perempuan diperbolehkan atas seizin partai hanya untuk kepentingan mendapatkan anak. Winston dan Julia memutuskan untuk melanjutkan hubungan mereka diam-diam. Winston menyewa kamar seorang kolektor barang antik sebagai tempat bertemu dengan Julia, menurutnya tempat itu cukup aman untuk menyembunyikan rahasia mereka. Di sana winston dan Julia melepas rindu, juga mendiskusikan harapan-harapan masa depan.

Winston dan Julia akhirnya bertemu dengan O’Brien, orang yang mereka anggap satu pemikiran dengan mereka dan Winston meyakini ia adalah anggota dari Persaudaraan (kelompok bawah tanah yang menentang kekuasaan Bung Besar).

O’Brien memberikan Winston sebuah buku manifesto Persaudaraan, yang ditulis oleh pemimpin mereka, Emmanuel Goldstein.

Bung Besar mengontrol segala aspek kehidupan. Salah satu alat untuk menjalankan kekuasannya adalah menggunakan bahasa. Bahasa ‘newspeak‘ sebagai upaya untuk mengeliminir pemikiran yang tidak sesuai dengan partai. Bung Besar juga menciptakan suatu istilah ‘kejahatan-pikiran’ untuk menghentikan masyarakat untuk berpikir yang menyimpang dari kehendak partai. Jika masyarakat ada yang membangkang — bahkan dalam pikiran — siap-siap ruang 101 sudah menanti.

Negara gambaran Orwell memiliki kuasa penuh, bahkan terhadap pikiran tiap orang. Orwell mengembangkan tema efektif tentang kontrol media masa, penyadapan oleh negara, bagaimana penguasa memanipulasi dan mengontrol sejarah, pikiran, dan kehidupan dimana masyarakat tidak bisa menghindar darinya.

Kita perlu ingat, dunia pada akhir 1940, ketika Orwell meulis novel ini, sedang dilanda negara dengan pemimpin-pemimpin otoriter. Yang menarik, Orwell berpendapat bahwa negara-negara fasis seperti ini hanya bisa ditumbangkan melalui ‘kekuatan’ dari luar.

Mungkin ramalan Orwell tentang 1984 akan terjadi bila sistem ekonomi dan politik runtuh, dan negara mengambil alih dengan dalih keamanan dan semacamnya. Novel 1984 nampaknya bisa dijadikan pegangan bagi umat manusia. Jika penguasa telah melakukan tindakan sewenang-wenang, maka patut dicurigai negara sudah menuju pada jalan fasisme.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.